Sebagai pengikut Kristus, kita diutus untuk memberikan kesaksian tentang kasihNya, kebenaranNya, dan kuasaNya dalam kehidupan kita. Kita sebagai saksi Kristus memiliki kesempatan untuk menjadi saluran berkat dan menyebarkan kabar baik tentang Kristus kepada lingkungan sekitar kita dan seluruh dunia.
Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata: "Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka". Ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim. (QS.Huud:18) 1. Allah, saksi utama kita di hari kiamat.
Umat yang terbaik sangatlah pantas menjadi saksi. Tujuannya adalah agar kamu menjadi saksi atas perbuatan manusia, yaitu ketika nanti pada hari kiamat jika ada dari mereka yang mengingkari bahwa rasul-rasul mereka telah menyampaikan pesan-pesan Allah atau adanya penyimpangan pada ajaran mereka.
Umat Nabi Muhammad SAW. Umat Islam menjadi saksi seluruh umat manusia pada hari kiamat. Berkenaan dengan hal ini, disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Sa'id Al Khudri. Ia berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda tentang umatnya yang menjadi saksi untuk Nabi Nuh AS, "Nuh AS dipanggil.
Kita merasa bukan siapa-siapa, biarlah pendeta saja yang bersaksi tentang Yesus. Sebenarnya, bukan kita yang memilih Tuhan, namun Tuhan yang memilih kita. Apa pun latar belakang kita, sebagai orang Kristen kita diutus untuk menjadi saksi Kristus. Alkitab mencatat ada dua saksi Kristus pertama.
S1zI.
biarlah allah yang menjadi saksi